Diversifikasi Investasi untuk Investasi yang Aman

 

Investasi Akseleran

Berbicara tentang investasi & menjadi investor, ada kutipan ‘Don’t put all your egges in one basket!’. Kutipan ini sangat berguna untuk calon investor. Itulah kenapa kamu sebagai calon investor harus paham tentang diversifikasi investasi. Dalam investasi, diversifikasi bisa diartikan sebagai penyebaran/penganekaragaman investasi ke beberapa jenis instrument investasi. Gunanya adalah untuk mengatur investasi & meminimalisir resiko.

Diversifikasi untuk Mengurangi Resiko Investasi

Dalam hal investasi, kutipan di atas bisa diartikan bahwa kamu jangan menempatkan semua dana ke dalam 1 investasi saja. Sebaiknya, lakukanlah diversifikasi investasi dengan menempatkan dana milikmu ke beberapa instrument investasi. Karena kalau 1 investasi milikmu mengalami kerugian, kamu masih punya beberapa investasi lainnya.

Diversifikasi berfungsi dan bertujuan untuk menekan resiko investasi. Misalnya, kamu melakukan diversifikasi dengan menyebar danamu ke 3 investasi. Jika salah satunya mengalami telat/gagal bayar, masih ada lagi 2 aset investasi yang kamu miliki.

Ada 3 jenis diversifikasi, yaitu konservatif, moderat, dan agresif. Untuk diversifikasi konservatif, misalnya kamu menyebar dana investasi sebesar 60% di reksadana, 20% di obligasi, 10% di P2P Lending, dan 10% lagi di saham.

Untuk diversifikasi moderat, misalnya kamu menyebar dana investasi sebesar 20% di deposito, 30% di obligasi, 25% di P2P Lending, dan 25% sisanya di saham.

Untuk diversifikasi agresif, misalnya kamu menyebar dana investasi sebesar 10% di obligasi, 10% di reksadana, 35% di saham, dan 45% di P2P Lending.

Untuk menentukan diversifikasinya, pastikan kamu benar-benar memahami jenis investasi yang ingin kamu ikuti. Jadi, besaran presentase menyebaran dana juga disesuaikan dengan profilmu.

Diversifikasi cocok untuk kalian yang ingin melakukan investasi pada saham dan reksa dana. Ada saatnya di mana asetmu akan memberikan return hingga 25% dalam setahun, tapi terkadang juga bisa minus. Untuk mengantisipasi fluktuasi, kamu dapat melakukan diversifikasi dengan cara menaruh dana investasi ke instrument investasi lain.

Perlu diingat, diversifikasi harus sesuai kebutuhan masing-masing individu, termasuk untuk menentukan jangka waktu investasi, baik itu jangka pendek, menengah, atau Panjang. Perlu tidaknya diversifikasi tergantung dari individu itu sendiri dalam mengelola asset. Orang yang punya pengalaman matang ^ paham tentang diversifikasi akan melakukannya.

Diversifikasi akan bertindak sebagai suatu perlindungan dari ‘kebodohan’. Kalau kita mau memastikan tak ada hal buruk yang terjadi pada kita terhadap kondisi pasar, kita harus punya semua jenis investasi. Itu adalah pendekatan yang sempurna bagi siapapun yang tak mengerti cara menganalisa suatu bisnis.

Pendanaan P2P Lending dan Hasilnya

Di era digital seperti sekarang ini, ada banyak sekali cara meningkatkan nilai asset atau uangmu. Salah satu cara yang sedang diminati banyak orang adalah dengan memberikan dana pinjaman. Bagaimana bisa memberikan pinjaman dapat meningkatkan nilai uang atau asset? Peer-to-peer (P2P) Lending jawabannya. Apa itu P2P Lending? Ini adalah suatu instrumen di mana kamu menginvestasikan sejumlah uang yang mana uang tersebut akan dipakai oleh para UKM sebagai modal usahanya. Artinya, kamu bukan hanya semata-mata mencari keuntungan tapi juga membantu perekonomian nasional. Sangat keren, bukan?

Lewat platform Akseleran, kamu bisa melakukan investasi P2P Lending dan menikmati hasilnya tanpa ada rasa khawatir. Dana yang kamu berikan akan diterima kembali beserta dengan bunganya. Sebagai informasi, bunga dari P2P Lending tergolong tinggi, hingga 16% tiap tahunnya.

Tentu saja, ini merupakan peluang besar. Keamanannya sangat terjamin karena Akseleran merupakan platform P2P Lending yang sudah terdaftar dan diawasi OJK. Bahkan, Sebagian besar dilengkapi proteksi asuransi yang artinya resiko gagal bayar bisa semakin ditekan atau dihindari.

Apakah kamu tertarik dengan P2P Lending Indonesia? Lalu, berapa modal awal yang harus dipersiapkan? Tak perlu buru-buru dan berpikir modal besar. Cukup dengan 100 ribu rupiah saja, kamu sudah bisa mulai investasi P2P Lending di Akselera. Sebelum mendaftar, pastikan kamu sudah memahami persyaratan & ketentuannya. Untuk informasi yang lebih jelas, kamu bisa menghubungia CS Akselera via email ataupun telepon. Kalau sudah yakin, jangan tunggu lagi untuk segera mulai!

Posting Komentar

0 Komentar